Disadari atau tidak, sekarang ini pelanggan memiliki lebih banyak opsi untuk berinteraksi dengan brand favorit mereka berkat tersedianya berbagai channel marketing. Oleh karena itu, setiap platform atau channel marketing, seperti media sosial, website, sampai offline store, harus memberikan pengalaman yang konsisten dan memuaskan. Nah, di sinilah strategi omnichannel hadir sebagai solusi untuk menjembatani semua channel yang kamu manfaatkan dalam bisnis.

Jika bisnis kamu ingin tetap relevan di era digital ini, memahami dan mengimplementasikan strategi omnichannel menjadi kunci penting. Bagaimana caranya? Cek artikel ini untuk mendapatkan informasi lengkapnya. Keep scrolling! 

Apa Itu Omnichannel Marketing?

Omnichannel marketing adalah pendekatan marketing yang mengintegrasikan berbagai channel komunikasi dan penjualan untuk memberikan pengalaman pelanggan yang seamless. Konsep ini memastikan bahwa pelanggan mendapatkan pesan dan layanan yang konsisten, terlepas dari channel yang mereka gunakan.

Misalnya, pelanggan kamu melihat iklan produk di Instagram, lalu mencari informasi lebih lanjut di website, dan akhirnya melakukan pembelian melalui e-commerce. Semua usaha ini agar memastikan pengalaman berbelanja pelanggan mulus, tanpa kebingungan atau hambatan.

Apa efeknya pada bisnis? Penerapan omnichannel yang efektif dapat meningkatkan loyalitas pelanggan, memperkuat brand awareness, dan tentunya, meningkatkan sales. Sebagai bisnis, penting untuk memastikan semua channel kamu saling terhubung dan mendukung satu sama lain.

Strategi Omnichannel yang Efektif

Untuk menjalankan omnichannel marketing yang sukses, kamu memerlukan strategi yang terencana dengan baik. Berikut langkah-langkah yang harus kamu ikuti:

  • Riset dan Analisis Pelanggan

Sebelum memulai, pahami dulu siapa pelanggan kamu, apa kebutuhan mereka, dan bagaimana mereka berinteraksi dengan brand kamu. Manfaatkan data dari berbagai channel, seperti survei pelanggan, analisis media sosial, dan laporan Google Analytics untuk mendapatkan insight yang lebih dalam. Dengan memahami perilaku pelanggan, kamu dapat merancang pengalaman yang sesuai dengan harapan mereka.

  • Bangun Media Sosial dan Website

Website dan media sosial adalah fondasi dari strategi omnichannel. Pastikan website kamu responsif, mudah diakses, dan memiliki desain yang user-friendly. Di sisi lain, media sosial harus aktif dan menarik. Kedua platform ini harus saling melengkapi untuk memberikan pengalaman yang kohesif kepada pelanggan.

  • Mapping Customer Journey

Mapping customer journey (perjalanan pelanggan)  untuk memahami bagaimana mereka berinteraksi dengan brand kamu dari awal sampai akhir. Identifikasi semua touchpoint yang ada dan pastikan setiap tahap memberikan pengalaman positif.

  • Lakukan Pendekatan Customer-Centric

Langkah selanjutnya yang juga tidak kalah penting adalah, selalu tempatkan pelanggan di pusat strategi kamu. Tawarkan layanan yang personal, seperti rekomendasi produk berdasarkan riwayat pembelian atau pengiriman pesan follow-up setelah transaksi selesai. Pendekatan customer-centric ini membuat pelanggan akan merasa dihargai dan berpotensi menjadi lebih loyal terhadap brand kamu.

  • Buat CTA yang Menarik

Call-to-action (CTA) adalah elemen salah satu elemen krusial dalam omnichannel marketing. Buat CTA yang jelas dan menarik di setiap channel untuk mendorong pelanggan mengambil langkah atau aksi yang kamu inginkan. Misalnya, tambahkan tombol “Beli Sekarang” di Instagram atau “Daftar untuk Berlangganan” di website kamu.

  • Bangun Branding yang Konsisten di Semua Channel

Strategi omnichannel marketing akan menjadi sia-sia jika kamu tidak membangun branding yang konsisten di semua channel. Tidak berlebihan jika branding yang konsisten disebut sebagai kunci untuk menciptakan pengalaman omnichannel yang sukses. Pastikan warna, logo, gaya komunikasi, dan message kamu seragam di semua channel, sehingga pelanggan mudah mengenali brand kamu di dimanapun mereka berada.

  • Manfaatkan Platform Omnichannel Marketing 

Mengelola berbagai channel secara manual memang menjadi tantangan besar. Tapi, untungnya di era sekarang sudah mulai banyak platform yang menawarkan kemudahan dalam melakukan omnichannel marketing. Salah satu platform omnichannel paling populer adalah PlugoSync yang memungkinkan kamu untuk mengintegrasikan berbagai channel penjualan dan mengelola semuanya dalam satu dashboard

Nah, demikianlah pembahasan tentang omnichannel dan strategi-strategi yang dapat diimplementasikan. Dengan mengikuti berbagai langkah di atas, bisnis kamu berpotensi stand out di market yang semakin kompetitif ini. 

Integrasikan Berbagai Channel Marketing Kamu dengan PlugoSync!

Jika kamu ingin mengelola bisnis dengan cara yang lebih praktis, PlugoSync adalah jawabannya. PlugoSync dirancang untuk membantu kamu mengintegrasikan semua channel penjualan, mulai dari marketplace sampai website toko online dalam satu dashboard saja. Dengan PlugoSync, kamu dapat mengelola stok produk, memproses pesanan, sampai membalas chat dari setiap platform secara praktis tanpa perlu repot.

Menariknya lagi, biaya omnichannel PlugoSync juga cukup terjangkau, hanya Rp50 per kuota order! Ingin lebih untung? Baru-baru ini kami meluncurkan promo spesial yang berlaku sangat terbatas. Klaim promonya sekarang di sini: PROMO SPESIAL PLUGO! 

Tidak usah berlama-lama lagi, kunjungi website Plugo dan mulai jalankan strategi omnichannel kamu sekarang!

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Halaman Bantuan Plugo

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca