Mulai dari sekadar mencari informasi hingga berbelanja, sekarang kini sudah dapat dilakukan online. Jika kamu termasuk individu yang setiap hari berselancar di internet atau bahkan suka belanja online, penting sekali untuk mengetahui bagaimana cara cek website penipu.
Menurut data Kominfo pada 2023, terdapat mencapai 130 ribu orang di tahun 2022 yang menjadi korban penipuan online. Tentu jumlah ini belum semuanya dan berasal dari berbagai jenis skema penipuan yang berbeda. Nah, supaya kamu tidak tertipu melalui website, simak beberapa cara cek website penipu berikut ini!
Cara Cek Website Penipu
Ada banyak sekali jenis skema penipuan online. Supaya tidak kena scam melalui website, berikut adalah beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mengeceknya:
1. Lihat URL Website
Cara paling mudah untuk memeriksa keaslian dan keamanan sebuah situs web adalah dengan memperhatikan struktur URL-nya. Situs web dengan tag URL HTTPS (Hypertext Transfer Protocol Secure) umumnya lebih aman dan terpercaya dibandingkan dengan situs yang menggunakan tag HTTP.
HTTPS menyediakan otentikasi dan pertukaran informasi yang terenkripsi sehingga membuatnya lebih sulit bagi penipu untuk mencuri data. Namun demikian, meskipun sebuah situs menggunakan HTTPS, itu belum menjamin sepenuhnya keamanannya.
Selain memeriksa protokol HTTPS, penting juga untuk memeriksa nama domain. Situs penipu sering menggunakan nama domain yang mencurigakan atau meniru nama domain situs terkenal. Misalnya, mereka mungkin menggunakan ejaan yang salah atau mengganti huruf-huruf dengan angka untuk menciptakan kesan situs yang sah.
Sebagai contoh, sebuah situs palsu dapat menggunakan nama domain seperti “plug0.co” (dengan menggunakan angka “0” daripada huruf “o”) dalam upaya untuk menipu pengunjung yang salah ketik. Dengan memperhatikan baik protokol HTTPS dan nama domain, kamu dapat mengurangi risiko menjadi korban penipuan online.
2. Periksa Ikon Gembok (SSL)
Cara cek apakah sebuah website aman dan tidak menipu selanjutnya adalah dengan memeriksa ikon gembok yang terletak di sebelah URL website yang sedang kamu kunjungi. Ikon gembok ini biasanya ditampilkan oleh web browser di sebelah kiri alamat URL.
Jika kamu mengklik ikon gembok tersebut, kamu akan melihat keterangan seperti “connection is secure” atau “koneksi aman”, yang menandakan bahwa website tersebut memiliki koneksi yang aman. Selain itu, ikon gembok juga memberikan informasi tambahan, seperti jenis cookies yang digunakan, detail sertifikat keamanan, dan pengaturan website.
Memeriksa ikon gembok adalah langkah penting untuk melindungi diri dari penipuan online. Dengan memastikan bahwa website yang kamu kunjungi memiliki koneksi aman, kamu dapat mengurangi risiko menjadi korban dari serangan cyber atau pencurian data pribadi.
3. Cari Tahu Nama Website di Search Engine
Cara selanjutnya yang bisa kamu lakukan untuk cek website penipu adalah dengan mencari nama situs tersebut di search engine seperti Google. Nantinya kamu akan dapat mengetahui banyak informasi tentang website atau merek tersebut dari berbagai sumber.
Umumnya website penipu tidak muncul di pencarian teratas Google. Namun, tidak menutup kemungkinan juga hal ini dapat terjadi. Maka dari itu, pastikan kamu mengecek ulasan dan testimoni tentang website tersebut. Jika ada ulasan tentang website tersebut berbahaya atau indikasi penipuan, sebaiknya dihindari.
Selalu perhatikan juga ekstensi domain website dan pastikan sesuai dengan niche-nya. Misalnya saja untuk website sebuah organisasi dan lembaga, seharusnya memiliki domain .org, lalu untuk website pemerintah umumnya menggunakan .gov.
4. Periksa Desain dan Tampilan Konten
Tampilan website penipu sering kali kurang profesional dan terlihat buruk. Tata bahasa yang digunakan juga banyak yang kurang tepat. Hal ini dikarenakan website penipu biasanya dibuat dalam waktu singkat sehingga hal-hal detail tersebut tidak diperhatikan.
Fokus pembuat website penipuan umumnya hanya untuk mengumpulkan data pribadi korban dan juga menjalankan aksinya.
Website yang tepercaya umumnya akan memerhatikan tampilan dan juga konten yang baik. Jadi pastikan kamu selalu memperhatikan detail ini.
5. Pakai Google Transparency Report
Google Transparency Report adalah tool untuk bantu cek website penipuan yang disediakan oleh Google. Tool ini mampu memberikan laporan apakah sebuah website pernah terlibat aktivitas penipuan maupun pelanggaran keamanan secara transparan.
Cara penggunaannya juga cukup mudah, kamu hanya perlu memasukkan URL website yang ingin kamu cek di halaman Google Transparency Report. Apabila website tersebut pernah dilaporkan atas kasus penipuan atau semacamnya maka laporannya akan muncul.
6. Lihat Iklan yang Ada di Website
Keberadaan iklan di sebuah website memang merupakan hal yang wajar. Namun, intensitas iklan juga perlu diperhatikan. Iklan yang jumlahnya terlalu banyak bisa mengindikasikan sebuah website tidak kredibel atau mencurigakan.
Jenis iklannya juga perlu kamu perhatikan. Jika website memuat iklan yang juga sebenarnya dilarang, contohnya seperti iklan yang memuat konten pornografi, kamu juga patut mencurigainya.
7. Periksa Usia Domain
Usia domain tidak selalu dapat memastikan keamanan sebuah website, tapi ini bisa menjadi salah satu faktor yang bisa kamu pertimbangkan. Kamu bisa mengecek usia domain sebuah website melalui tool seperti WHOIS atau Wayback Machine.
Umumnya website penipu memiliki usia yang singkat karena cenderung cepat dilaporkan dan kemudian tidak bisa diakses. Ini membuat para penipu selalu membuat kembali website baru untuk melancarkan aksinya.
8. Pastikan Informasi Kontak
Cara cek keamanan suatu website bisa juga dengan meneliti informasi kontak pemiliknya. Jika informasi kontak tersebut jelas dan valid, itu bisa menjadi indikasi baik bahwa website tersebut dapat dipercaya.
Namun, website palsu sering kali menyembunyikan atau memberikan informasi kontak yang samar, mungkin untuk menghindari deteksi atau kontak dari pengguna. Oleh karena itu, penting untuk memverifikasi alamat, nomor telepon, dan alamat email yang tercantum.
Jika informasi kontak sulit diverifikasi atau tidak jelas, ada kemungkinan besar bahwa website tersebut tidak dapat dipercaya. Jadi, memeriksa informasi kontak bisa menjadi langkah awal yang penting dalam menghindari penipuan online.
9. Periksa Metode Pembayaran
Salah satu hal yang penting untuk diperhatikan untuk memastikan keamanan suatu website adalah dengan mengecek metode pembayaran yang ditawarkan. Website yang dapat dipercaya biasanya menyediakan metode pembayaran yang terkenal dan terpercaya, dilengkapi dengan sistem keamanan yang solid.
Oleh karena itu, pastikan untuk memeriksa apakah website menggunakan metode pembayaran umum seperti PayPal, kartu kredit, atau transfer bank. Jika website hanya menawarkan metode pembayaran yang tidak umum atau tidak tepercaya, itu bisa menjadi indikasi bahwa website tersebut mencurigakan.
Dengan memperhatikan hal ini, kamu dapat mengurangi risiko jebakan online dan menjaga keamanan finansial kamu.
10. Lihat Kebijakan Pengembalian Barang
Situs web yang dapat dipercaya umumnya memiliki kebijakan pengembalian barang yang jelas dan mudah dipahami oleh pengguna. Di sisi lain, website palsu sering kali tidak menyediakan kebijakan pengembalian atau menerapkan proses yang rumit untuk mengembalikan produk.
Contohnya, mereka mungkin tidak mengizinkan pengembalian ketika barang cacat atau tidak terkirim. Oleh karena itu, sebelum melakukan transaksi, penting untuk memeriksa kebijakan pengembalian dari situs web tersebut.
Memahami secara detail kebijakan pengembalian akan membantu kamu menghindari jebakan dari website penipu yang tidak bertanggung jawab. Dengan begitu, kamu dapat memastikan perlindungan terhadap hak konsumen kamu.
Tips Aman Belanja di Website Toko Online
Selain tips cek website penipu di atas, ada juga beberapa tips yang khusus tambahan bagi kamu yang belanja online. Berikut beberapa tipsnya:
1. Perhatikan Gambar dan Deskripsi Produk
Hal pertama yang bisa dilakukan adalah memperhatikan gambar dan deskripsi produk. Toko online yang menjual produk asli seharusnya dapat menyajikan foto produk dengan resolusi yang baik.
Selain itu, toko yang tepercaya juga seharusnya dapat membuat deskripsi produk yang jelas dan sesuai. Apabila foto produk dan deskripsi tidak jelas, bisa menjadi indikasi produk yang dijual di toko tersebut juga tidak asli.
2. Lihat Ulasan Produk
Selanjutnya tentu saja yang wajib dilakukan adalah memeriksa ulasan produk di toko online tersebut. Baik di website toko online maupun marketplace, melihat ulasan wajib kamu lakukan.
Ulasan toko dapat menggambarkan kualitas produk dan juga pelayanan sebuah toko online. Apabila toko memiliki ulasan dan rating yang kurang bagus, sebaiknya hindari untuk membeli produk di toko tersebut.
Kamu juga harus mewaspadai adanya fake review atau ulasan palsu di toko online. Biasanya ini ditandai dengan banyak ulasan yang seperti menggunakan template dan tidak menggunakan gambar ulasan yang sesuai.
3. Cek Harga Produk
Jangan mudah tergiur harga murah saat belanja online. Apalagi toko yang menjual produk ternama dengan harga yang lebih murah dari toko official-nya. Harga yang terlalu murah dapat mengindikasikan produk palsu atau bahkan penipuan toko online.
4. Cek Identitas Penjual
Memeriksa identitas penjual adalah langkah penting sebelum memulai proses berbelanja online. Sebelum melakukan pembelian, selalu pastikan untuk memeriksa informasi kontak yang tertera pada situs web guna memastikan keberadaan penjual.
Informasi yang harus dijelaskan secara detail meliputi nama perusahaan, alamat, alamat surel, formulir kontak, dan nomor telepon.
Selalu cek kontak penjual dengan aplikasi pengecekan kontak seperti Get Contact. Hindari berbelanja apabila penjual tersebut menyembunyikan identitasnya di aplikasi tersebut atau terindikasi menyembunyikan banyak tag nama yang diberikan orang lain.
5. Pastikan Toko Online Tepercaya
Setiap merek tertentu umumnya memiliki saluran penjualan resmi, baik itu website maupun marketplace. Usahakan untuk selalu berbelanja di official store maupun supplier resmi untuk menghindari penipuan.
Itu dia beberapa tips dari Plugo agar kamu dapat berselancar di internet dan belanja online dengan nyaman. Semakin canggihnya teknologi, semakin beragam modus penipuan di internet. Pastikan kamu selalu berhati-hati agar tidak menjadi korban cybercrime, ya!

Tinggalkan Balasan