Omnichannel marketplace adalah platform yang membantu kamu untuk mengatur penjualan dari banyak akun marketplace. Sebagai seller online, pernahkah kamu pusing mengatur stok di berbagai marketplace? Membagi-bagi stok di setiap saluran penjualan bisa membingungkan, apalagi terkadang penjualan dari setiap saluran tidak tetap. Ini lah salah satu alasan mengapa omnichannel bisa jadi solusi untuk bisnis kamu.
Apa Itu Omnichannel Marketplace?
Omnichannel marketplace adalah platform e-commerce yang memungkinkan seller online untuk mengatur penjualan dari berbagai saluran di satu tempat. Ada berbagai fitur yang disediakan, mulai dari manajemen stok, manajemen pengiriman, fitur chat, dan masih banyak lagi.
Seperti yang kita tahu, di Indonesia tersedia beberapa marketplace populer seperti Shopee, Tokopedia, Lazada, hingga TikTok Shop. Umumnya para seller tidak hanya berjualan di salah satu marketplace, bahkan ada juga yang memiliki beberapa toko di satu marketplace untuk memperluas jangkauan pelanggan.
Adanya omnichannel ini akan memudahkan seller untuk dapat mengatur semua transaksi cukup dari satu tempat. Tentunya ini akan membuat bisnis lebih efisien karena tidak perlu berpindah-pindah dari satu akun ke akun lain. Selain menghemat waktu, tentu juga menghemat tenaga dan perlu lebih sedikit staf untuk mengerjakannya.
Mengapa Omnichannel Marketplace Penting untuk Bisnis?
Ada beberapa alasan mengapa omnichannel marketplace penting untuk bisnis kamu. Berikut di antaranya:
1. Meningkatkan Kepuasan Pelanggan
Seller yang berjualan di banyak marketplace tapi tidak diintegrasikan pastinya sering mengalami masalah stok. Misalnya saja pembeli sudah checkout di salah satu marketplace, tapi ternyata stok tersebut habis karena terjual di toko lainnya.
Tentu meminta pelanggan untuk membatalkan pesanannya dapat menciptakan pengalaman belanja yang kurang menyenangkan sehingga pelanggan tidak puas.
Hal ini bisa kamu hindari dengan menggunakan omnichannel marketplace. Kamu bisa mengatur stok dari satu tempat dan membaginya sesuai dengan kebiasaan pelanggan toko kamu. Dengan begitu pesanan pelanggan akan dapat selalu selesai tepat waktu dan membuat mereka mempertimbangkan kembali untuk berbelanja di toko kamu.
2. Peningkatan Efisiensi Operasional
Melalui satu platform, penjual dapat mengelola stok, pesanan, dan interaksi pelanggan dengan lebih efisien. Hal ini dapat mengurangi human error, mempercepat proses, dan mengoptimalkan kinerja operasional secara menyeluruh.
Jika sebelumnya kamu membutuhkan masing-masing admin untuk membalas chat di setiap marketplace, dengan omnichannel, pekerjaan ini bisa dilakukan dengan lebih sedikit orang. Jumlahnya tentu dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis kamu.
Begitu juga untuk pekerjaan lainnya, pengelolaan stok dan juga proses pesanan bisa dilakukan lebih cepat dan lebih efisien.
3. Peningkatan Keterlihatan dan Skalabilitas
Karena pengurusannya lebih mudah, seller pun jadi lebih mudah mengambil keputusan untuk berjualan di lebih dari satu marketplace. Jadi bisa dikatakan juga bahwa omnichannel memungkinkan penjual untuk menjangkau lebih banyak pelanggan dan meningkatkan keterlihatan produk mereka di berbagai marketplace. Ini membuka peluang untuk pertumbuhan bisnis dan ekspansi pasar.
Pilihan Omnichannel Marketplace Indonesia
Di Indonesia sendiri terdiri beberapa platform yang menyediakan layanan omnichannel marketplace. Berikut beberapa di antaranya:
1. Jubelio
Jubelio sudah dapat diintegrasikan ke Tokopedia, Shopee, Lazada, BukaLapak, BliBli, Zalora, Zilingo, Akulaku, TikTok Shop, Shopify, dan Woocommerce.
Fitur yang disediakan meliputi listing barang ke marketplace, upload produk, sinkronisasi stok barang, pengaturan stok di gudang, memproses pesanan, sistem akunting, chat commerce, hingga kerjasama dengan jasa pengiriman.
Jubelio juga menyediakan layanan POS dan Fulfillment untuk kamu yang memiliki toko fisik. Biaya langganannya mulai dari Rp150 per order untuk pembelian minimal 300.000 order.
2. Sirclo Store
Sirclo Store telah terintegrasi dengan berbagai marketplace, mulai dari Tokopedia, Shopee, Lazada, Blibli, Bukalapak, hingga TikTok Shop. Layanan lain yang tersedia, yaitu integrasi dengan WhatsApp Business
Bagi yang belum memiliki toko online, Sirclo Store menyediakan layanan pembuatan toko online untuk bisnis online dengan opsi aplikasi gratis atau berbayar, dengan harga mulai dari Rp2.750.000 hingga Rp16.500.000 per tahun.
3. SmartSeller
Aplikasi SmartSeller menawarkan omnichannel marketplace yang terkoneksi dengan platform Shopee, Tokopedia, BukaLapak, Lazada, dan TikTok. SmartSeller menawarkan fitur seperti impor produk, pengaturan stok barang, sinkronisasi pesanan, hingga laporan penjualan yang mencakup setiap channel penjualan.
Biaya berlangganan layanan SmartSeller, tersedia paket dengan harga mulai dari Rp450.000 per 6 bulan hingga Rp1.200.000 per 6 bulan. Penting untuk dicatat bahwa terdapat biaya tambahan untuk mengintegrasikan marketplace tertentu dengan aplikasi ini.
4. Majoo
Majoo menyediakan layanan omnichannel marketplace yang dapat menghubungkan Tokopedia, Shopee, dan Bukalapak. Selain itu, tersedia juga layanan lainnya seperti CRM, akuntansi, analisis bisnis, hingga absensi karyawan,
Majoo memberikan dua pilihan paket berlangganan, yaitu bulanan dan tahunan. Harga yang ditawarkan mulai dari Rp149.000 hingga Rp599.000
5. Ginee
Platform ini telah terintegrasi dengan sejumlah marketplace ternama, termasuk BukaLapak, Shopee, Tokopedia, Lazada, BliBli, Zalora, JD.ID, dan TikTok Shop. Ginee menawarkan berbagai layanan manajemen produk, listing produk, pengelolaan pesanan, customer relation management, hingga laporan penjualan.
Fitur yang disediakan dapat dinikmati secara gratis, namun ada batasan pesanan maksimal sebanyak 1000 pesanan setiap bulan, serta batasan maksimal pengelolaan 5 toko online.
Bagi yang menginginkan fungsionalitas lebih lengkap, Ginee menyediakan berbagai paket berlangganan, termasuk paket Basic, Pro, Business, dan Ginee Plus.
6. Dealpos
Dealpos dikenal dengan layanan POS-nya, tapi sebenarnya platform ini juga menyediakan layanan integrasi marketplace yang memungkinkan kamu mengelola toko fisik dan online dari satu tempat.
Daftar marketplace yang sudah terintegrasi meliputi Shopee, Tokopedia, TikTok Shop dan WooCommerce. Fitur yang tersedia meliputi manajemen inventori dan proses pesanan dari toko online maupun toko fisik.
7. iSeller Commerce
iSeller adalah omnichannel marketplace yang dapat menghubungkan Shopee, Tokopedia, BliBli, dan Lazada.
iSeller menawarkan berbagai fitur yang mencakup listing produk massal, sinkronisasi inventaris untuk memudahkan pembaruan informasi di marketplace, manajemen pelanggan, hingga laporan penjualan yang terintegrasi antara toko offline dan marketplace tanpa perlu melakukan input manual.
Pengelolaan toko di marketplace dapat dilakukan secara efisien melalui satu tempat, sementara bagi pemilik toko offline, iSeller menyediakan aplikasi kasir untuk mendukung kebutuhan bisnis fisik.
Aplikasi iSeller dapat diakses secara gratis selama 14 hari, dan bagi yang memutuskan berlangganan, harga berlangganan bervariasi mulai dari Rp300.000 hingga paket Enterprise sebesar Rp2.160.000 per bulan.
Namun, perlu diingat bahwa terdapat biaya tambahan sebesar Rp150.000 per bulan untuk mengintegrasikan iSeller dengan marketplace.
8. PlugoSync
PlugoSync adalah omnichannel marketplace dari Plugo yang punya fitur lengkap mulai dari manajemen produk, manajemen pesanan, manajemen gudang, dan laporan penjualan dari semua saluran.
Kamu bisa menghubungkan hingga 15 akun marketplace, termasuk Shopee, Tokopedia, Lazada, TikTok Shop, dan website toko online PlugoStore. Biaya untuk PlugoSync sangat terjangkau, mulai dari Rp50-an saja untuk setiap pesanan.
Fitur dan Keunggulan Omnichannel Marketplace PlugoSync
Agar kamu bisa kenal lebih jauh dengan PlugoSync, berikut adalah beberapa keunggulan sekaligus fiturnya:
1. Integrasi Marketplace Populer
Melalui PlugoSync, kamu bisa mengintegrasikan beberapa marketplace yang cukup populer di Indonesia, yaitu Shopee, Tokopedia, dan TikTok Shop. Selain itu, Plugo juga berencana untuk menggandeng banyak marketplace lainnya dalam waktu dekat.
Langkah untuk menambahkan marketplace adalah sebagai berikut.
- Klik laman ini dan daftar menggunakan email atau login dengan Google atau Facebook.
- Setelah login, pilih menu Channels, lalu pilih tanda plus di sebelah logo marketplace pada bagian Connect Channels.
- Login ke akun marketplace dan berikan izin untuk integrasi.
2. Terhubung hingga 15 Akun
Kamu bisa menghubungkan akun PlugoStore, Shopee, Tokopedia, Lazada, dan TikTok Shop dengan PlugoSync. Bukan hanya satu, tapi kamu bisa menghubungkan hingga 3 akun untuk masing-masing platform.
Jadi apabila kamu memiliki beberapa akun yang harus dikelola di marketplace, tidak perlu khawatir. Kamu tetap bisa mengintegrasikannya melalui satu dashboard.
3. Kelola Inventaris dan Katalog Produk
Setelah semua akun terhubung, kamu bisa mengelola inventaris dan katalog produk dari berbagai platform tersebut.
Kamu bisa melakukan import produk dari salah satu marketplace untuk kemudian diintegrasikan ke akun yang lain.
- Klik menu Products, lalu Master Products.
- Pilih toko yang akan kamu import produknya.
- Pilih “Import from” dari toko tersebut.
Sebelum nanti data diimpor kamu bisa melakukan review terlebih dahulu. Produk-produk yang nanti diimpor saja yang bisa kamu atur melalui PlugoSync.
4. Atur Stok dan Pengiriman Lebih Mudah
Setelah semua akun terintegrasi dan juga katalog produk sudah diimpor. Kamu tidak perlu lagi membuka marketplace satu per satu untuk mengatur stok dan mengecek pemesanan.
Kamu bisa mengelola stok pada menu “Stocks” dan mengatur pesanan di menu “Orders”.
5. Tambahan Staf untuk Pekerjaan Lebih Mudah
Semua pekerjaan tidak harus kamu lakukan sendiri. Kamu juga bisa berbagi akses akun PlugoSync dengan staf kamu apabila kamu memiliki tim dengan beberapa anggota.
Cara menambahkan staf juga cukup mudah, yaitu sebagai berikut:
- Masuk ke menu “Staffs”
- Masukkan email staf ke kolom yang disediakan lalu klik “Add Staff”.
- Terima undangan tersebut melalui email staf yang sudah didaftarkan.
6. Tidak Wajib Punya Website
Salah satu yang bisa kamu kelola melalui fitur ini adalah website toko online yang terdaftar di PlugoStore. Meskipun bisa terintegrasi, tapi kamu tidak wajib memiliki website untuk dapat menikmati layanan PlugoSync ini, ya.
Namun, ada baiknya kamu mempertimbangkan website toko online agar bisnis kamu bisa menjangkau pelanggan lebih luas lagi. Kamu bisa mendapatkan penawaran terbaik jika menggunakan layanan PlugoSync dan PlugoStore sekaligus.
Yuk, sambungan berbagai toko kamu di marketplace lewat omnichannel PlugoSync sekarang juga!

Tinggalkan Balasan